Muda, Bertalenta dan Berbahaya! Lima Wonderkid Ini Jadi Incaran Klub Besar

Muda, Bertalenta dan Berbahaya! Lima Wonderkid Ini Jadi Incaran Klub Besar

Regenerasi merupakan hal nyata di dunia sepak bola. Setiap tahunnya bintang-bintang muda muncul dan bersinar menggantikan pemain lama yang cahayanya mulai meredup. Pemain muda yang akan muncul ini diberi laber wonderkid oleh kalangan pengamat dan pecinta bola. Mereka adalah para pemain muda yang digadang-gadang akan mengguncang dunia sepak bola beberapa tahun mendatang.

Kylian Mbappe, Gabriel Jesus dan Gianluigi Donnarumma, merupakan beberapa nama yang dicap sebagai wonderkid. Mereka adalah calon pemain bintang masa depan yang sudah mulai memperlihatkan kemampuan dan talenta dalam bermain sepak bola. Namun, bukan hanya mereka yang diprediksi akan memperlihatkan perkembangan besar, ada beberapa nama lain yang juga diharapkan akan mengguncang persepakbolaan dunia.

Pesepak Bola Alban-Marc Lafont

Pesepak bola asal Prancis yang sekarang mengisi posisi penjaga gawang utaman Fiorentina ini, usianya masih belia, yakni 19 tahun. Kemampuannya yang apik dan performa luar biasa di bawah mistar gawang Toulouse, yang berhasil menyelamatkan Toulouse dari jurang degradasi Liga Prancis, membuatnya mendapat pinangan dari Fiorentina. Hingga saat ini Lanfon sudah melakukan 41 clean sheet dari 123 penampilan di karier profesionalnya.

Pesepak Bola Reiss Nelson

The Reds memang terkenal sering mengumpulkan pemain-pemain muda berbakat yang diprediksi akan memiliki masa depan cerah di dunia sepak bola. Tak hanya satu dua pemain jebolan Arsenal yang kini menjadi pemain bintang dunia. Paling anyar ini, Arsenal merekrut pemuda 19 tahun asal Inggris, Reiss Nelson, yang kini dipinjamkan ke Hoffenheim untuk bermain di Liga Jerman.

Bersama Hoffenheim, pemain sayap satu ini menjelma menjadi pemain berbahaya, bahkan mampu bersaing dengan pemain yang jauh lebih berpengalaman darinya. Dari tiga belas laga yang telah dijalani, Nelson telah menyobek gawang lawan enam kali dan memberikan satu assist. Kemampuannya yang terlihat jelas membuat para pengamat sepak bola menganggapnya sebagai salah satu wonderkid yang akan diperebutkan klub-klub besar beberapa tahun mendatang.

Pesepak Bola Houssem Aouar

Kemampuannya bertahan menghadapi kerasnya permainan lini tengah kala klubnya harus berhadapan dengan Manchester City, membuat Aouar mendapat banyak sorotan dari berbagai pihak. Pemain muda Lyon ini dianggap memiliki kemampuan mengagumkan dan terasah. Banyak yang tak menyangka bahwa Aouar masih berumur dua puluh tahun karena permainannya yang sangat baik dan terlihat berpengalaman.

Aouar sangat berjasa kepada Lyon, karena berkat kehadirannya klub tersebut tidak menelan kekalahan saat melakoni dua pertandingan di Liga Champion 2018-2019 kala berhadapan dengan Manchester City. Kini, Aouar pun akan menjadi ujung tombak dan tumpuan Lyon untuk bertahan di babak 16 besar Liga Champion musim ini.

Pesepak Bola Maxi Gomez

Diego Forlan, Luis Suarez, Edinson Cavani, merupakan nama-nama penyerang andal berkebangsaan Uruguay. Namun, ternyata ada nama penyerang anyar yang muncul di dunia sepak bola yang juga berasal dari Uruguay, Maxi Gomez. Pemain berusia 22 tahun ini sedang membela Celta Vigo di Liga Spanyol. Gomez dianggap memiliki talenta yang mungkin akan menggantikan penyerang-penyerang asal Uruguay di atas.

Sembilan belas gol dari 36 pertandingan yang dilakoni Gomez bersama Celta Vigo, sudah memperlihatkan kemampuan hebat pemuda satu ini. Membuat musim debutnya bersama Celta Vigo bisa dikatakan berjalan mulus dan membanggakan. Apabila performanya terus menanjak, maka bukan tidak mungkin jika Gomez akan menjadi salah satu striker terbaik dunia dan diincar oleh klub-klub besar sepak bola dunia.

Pesepak Bola Nicholas Pepe

Penyerang Lille ini kini tengah diburu oleh Arsenal. Pasalnya, kemampuan menolah kulit bundar Nicholas Pepe sudah merebut hati pencari bakat Arsenal. Talenta yang luar biasa sudah diperlihatkan oleh pemain berkulit hitam ini. Meskipun usianya sudah menginjak angka 23, tapi ia tetap dapat dimasukkan ke dalam daftar calon pemain terbaik dunia.

Dalam musim ini, Pepe sudah mencetak 12 gol dan 7 assist pada 19 laga di Liga Prancis. Dengan catatan menarik tersebut, rasanya tidak salah jika pemain asal Pantai Gading satu ini menjadi salah satu pemain yang paling diincar musim ini. Arsenal menjadi salah satu klub yang gencar melakukan pendekatan demi mendapat tanda tangan dari Pepe.

 

Lima Transfer Terheboh di Dunia Sepak Bola Tahun 2018

Lima Transfer Terheboh di Dunia Sepak Bola Tahun 2018

Bursa transfer pemain selalu menjadi perbincangan hangat bagi pecinta bola saat rehat musim kompetisi. Seringkali banyak hal yang tak terduga terjadi pada masa-masa ini. Tahun 2018 menghadirkan banyak kejutan bagi pecinta bola dunia. Perhatian tertuju pada striker Real Madrid, Cristiano Ronaldo yang memutuskan untuk pindah setelah membersamai Real Madrid sejak 2009.

Tidak hanya Cristian Ronaldo yang membuat keputusan menghebohkan dunia sepak bola, ada beberapa pemain yang juga mencuri perhatian publik pada masa transfer di tahun 2018. Kontroversi hingga angka transfer yang mencengangkan menjadi alasan mereka mendapat perhatian lebih dari pengamat maupun pecinta bola dunia. Di antaranya ada Malcom dan Leonardo Bonucci.

Kepindahan Malcom dari Bordeux ke Barcelona

Dengan mahar 40 juta Euro, Barcelona berhasil menikung AS Roma dan mendapatkan Malcom dari Bordeaux. Hal ini tentunya membuat gempar dunia sepak bola. Pasalnya, Roma telah memberi pengumuman bahwa Malcom akan bergabung dengan liga Italia jauh-jauh hari. Bahkan Roma sudah mengatur tes medis untuk Malcom. Sayangnya, Barca memberi penawaran lebih besar dan Malcom akhirnya merumput di Liga Spanyol.

Namun, harga transfer yang malah ternyata tak memberi hasil yang sepadan. Sejak bersama Barcelona, pemain muda ini belum mampu menembus tim utama. Ernesto Valverde lebih sering menaruh Malcom di bangku cadangan daripada memainkannya di lapangan hijau. Ousmane Dembele dan Rafinha masih menjadi pilihan utama sang pelatih untuk mengisi sektor sayap.

Kembalinya Leonardo Bonucci pada Juventus

Kembali ke Juventus menjadi pilihan Leonardo Bonucci setelah semusim merumput di AC Milan. Kembalinya Bonucci ke Turin menepis kabar perselisihannya dang Allegri yang santer terdengar saat kepindahan Bonucci ke AC Milan, setahun sebelumnya. Demi mengembalikan Bonucci ke line up-nya, Juventus tak mengeluarkan dana besar. Namun, harus merelakan Mattia Caldara serta meminjamkan Gonzalo Higuain selama semusin dengan opsi permanen di akhir musim 2018-2019.

Philippe Coutinho Merumput di Barcelona

Memutuskan menerima pinangan Barcelona dan pergi dari Liverpool, menjadi pilihan Philippe Coutinho pada bursa transfer musim dingin. Dengan mahar 130 juta Euro, Barcelona berhasil meminang punggawa Timnas Brasil tersebut. Angka transfer tersebut membuat Coutinho menjadi pemain termahal ketiga di dunia sepak bola. Ia hanya kalah dari Kylian Mbappe dan Nyemar, duo PSG yang mendapat predikat pemain dunia termahal saat ini.

Hengkangnya Coutinho tentunya membuat banyak pendukung Liverpool sedih, sebab Coutinho telah pemain kunci di beberapa musim terakhir. Permainannya yang memukau serta kerjasama epic dengan Sadio Mane, Mohamed Salah dan Roberto Firmino di lini depan The Reds, menjadi alasan para suporter menyayangkan kepergian pemain satu ini.

Hari-hari Baru Kepa Arrizabalaga di Real Madrid

Kehilangan Thibaut Courtois yang memilih pergi ke Real Madrid di hari-hari terakhir bursa transfer Premier Leagua, membuat Chelsea harus segera mencari penggantinya. Pilihan jatuh pada mantan punggawa Timnas Spanyol U-19 yaitu Kepa Arrizabalaga. Perlu pengorbanan besar dari Chelsea untuk mendapatkan  kiper muda yang semula milik Athletic Bilbao tersebut. Dengan angka 80 juta Euro, akhirnya Chelsea berhasil mendapatkan Arrizabalaga.

Mahar sebesar itu membuat Arrizabalaga berhasil merebut gelar pejaga gawang termahal di dunia sepak bola dari Alisson Becker yang didatangkan Liverpool dari Roma beberapa pekan sebelumnya dengan mahar 63 juta Euro. Apakah hasilnya sepadan bagi Chelsea menggelontorkan dana sebesar itu untuk Arrizabalaga? Anda lihat saja nanti.

Cristian Ronaldo di Liga Serie A

Transfer menghebohkan yang terakhir adalah kepindahan Ronaldo dari Real Madrid ke Juventus. Ronaldo menjadi pesepak bola paling dibicarakan musim panas lalu, setelah dirinya memutuskan untuk hengkang dari Real Madrid dan menerima pinangan Juventus. Kedatangan CR7 ke Liga Serie A tentunya mendapat sambutan meriah dari berbagai pihak di Liga Italia. Ronaldo diharapkan dapat membangkitkan sepak bola Italia yang tengah lesu.

Untuk mahar yang diberikan Juventus pada Real Madrid, angkanya dapat dikatakan spektakuler untuk ukuran pemain yang sudah berumur 30-an. Mahar 100 juta Euro harus Juventus bayarkan demi mendapatkan CR7 ke klub mereka. Ini adalah angka tertinggi yang harus dibayarkan sebuah klub untuk pemain yang usianya lebih dari 30 tahun.

Mengintip Liga Serie A, Salah Satu Liga Terbaik di Dunia

Mengintip Liga Serie A, Salah Satu Liga Terbaik di Dunia

Italia merupakan negara yang terletak di benua Eropa, tepatnya di jantung laut Mediterania. Negara yang sering disebut lo Stivale ini memiliki penduduk mencapai 61 juta jiwa. Menara Miring di Pisa merupakan salah satu icon terkenal dari Italia. Namun, bagi para pecinta olahraga sepak bola, Italia terkenal akan Liga Serie A-nya.

Liga Serie A atau juga sering disebut Serie A TIM merupakan liga sepak bola profesional tertinggi dalam sistem liga sepak bola Italia. Liga ini sudah berjalan selama lebih dari delapan puluh tahun. Serie A sendiri dikenal karena permainannya yang cantik. Pesona permainan indah yang sarat akan detail taktik merupakan keunggulan liga satu ini dibanding liga-liga negara Eropa lainnya.

Mengenal Liga Serie A

Liga Serie A pertama kali dibentuk pada tahun 1898 dengan format kejuaraan, tapi musim 1929-1930 format diganti menjadi sistem kompetisi, yang dimulai pada bulan Agustus hingga Juni dan dipakai hingga sekarang. Mulanya liga ini dijalankan oleh Lega Calsio hingga 2010, tetapi pada awal musim 2010-2011 Serie A dijalankan oleh organisasi baru, Lega Serie A.

Serie A mencapai puncak kejayaan pada tahun 1990-an hingga pertengahan 2000-an dan dianggap sebagai salah satu liga terbaik di dunia. Serie A sendiri telah menghasilkan sejumlah finalis Liga Champions UEFA, tercatat dua puluh enam kali klub Italia berhasil mencapai final kompetisi bergengsi Eropa tersebut dan berhasil dua belas kali memenangkan gelar tersebut.

Selain menempati peringkat keempat di liga sepak bola Eropa, di bawah Liga Utama Inggris, La Liga Spayol dan Bundesliga Jerman, Serie A juga menduduki peringkat lima seri sepak bola terbaik dunia menurut IFFHS tahun 2011. Hal ini membuktikan bahwa Serie A merupakan salah satu liga terbaik di dunia.

Format Klub dalam Musim Liga Serie A

Waktu pelaksanaan kompetisi Liga Serie A adalah dari bulan Agustus hingga Juni di tahun berikutnya. Sejak pertama kali dibentuk di tahun 1898, Serie A sudah mengalami perombakan format pertandingan, yang awalnya kejuaraan menjadi sistem kompetisi. Pada sistem kompetisi pun sudah beberapa kali dilakukan perubahan jumlah klub yang mengikuti liga nomor satu Italia ini.

Di tahun 1946-1947, ada 20 klub yang merumput di Serie A. Jumlah ini bertambah menjadi 21 klub di musim 1947-1948 dan kembali menjadi 20 klub pada musim berikutnya hingga musim 1952. Di musim 1952 hingga 1967, jumlah klub di Serie A menurun menjadi 18 klub saja. Di tahun berikutnya 1957-1988 hanya 16 klub yang berkompetisi di liga ini. Di 1988-2004 jumlah klub kembali ke angka 18 dan sejak 2004 hingga sekarang kembali ke format 20 klub.

Pada sistem kompetisi, dipakai sistem pertandingan kandang dan tandang dengan total 38 pertandingan (jika yang ikut 20 klub) untuk setiap klub. Setiap klub akan melakoni 19 kali pertandingan dengan tim lawan yang berbeda di paruh musim pertama, lalu melakoni jumlah pertandingan yang sama di musim berikutnya. Perbedaannya hanyalah tempat pertandingannya, yang sebelumnya kandang menjadi tandang, begitupun sebaliknya.

Nilai yang didapat masing-masing klub berbeda, tergantung hasil pertandingan. Tim yang menang akan mendapat 3 poin dan yang kalah tidak akan mendapatkan poin. Untuk hasil pertandingan imbang, masing-masing tim akan mendapatkan nilai 1. Tim yang mengumpulkan nilai terbanyak di akhir musim akan menjadi juara liga Serie A dan mendapat gelar Scudetto.

Klub-klub Terbaik Serie A

Membahas Serie A tanpa klub-klub terbaik di dalamnya akan terasa kurang. Klub Serie A yang paling jenama sekarang ini adalah Juventus, karena berhasil meraih kampium untuk ketujuh kalinya secara beruntun. Juventus sendiri sudah mengantongi 33 gelar juara, 21 runner up, dan 13 kali di posisi tiga besar Serie A.

Klub Inter Milan juga memiliki capaian bagus di Serie A. Inter Milan menjadi satu-satunya tim yang tidak pernah absen berlaga di Seri A. Dengan raihan 18 gelar Scudetto, 14 runner up, dan 21 kali berada di posisi 3. Selanjutnya ada Internazionale, yang sudah memiliki raihan kampium yang sama dengan Milan, ditambah 14 kali posisi dua dan jumlah yang sama untuk posisi tiga.

Tiga Klub Besar yang Kuasai La Liga Spanyol

Tiga Klub Besar yang Kuasai La Liga Spanyol

Bagi Anda pecinta olahraga sepak bola, La Liga mungkin sudah tidak asing lagi di telinga Anda. Salah satu Liga Sepak Bola Profesional di benua Eropa ini menempati posisi dua dalam liga sepak bola Eropa yang paling banyak ditonton pada tahun 2018. Jadi, sudah dapat ditebak bagaimana gandrungnya pecinta bola pada Primera Division (Divisi Utama Spanyol) ini.

Diselenggarakan secara tahunan, La Liga diikuti oleh 20 klub sepak bola profesional Spanyol. Dengan sistem klasemen, di mana tiga klub dengan nilai terendah di akhir musim akan dilempar ke Segunda Division (Divisi Dua) dan posisinya akan digantikan dua klub teratas di Divisi Dua dan satu pemenang playoff.

Tiga Klub Juara La Liga Terbanyak

Setidaknya, ada 60 tim yang pernah ikut serta dalam La Liga. Namun, hanya sembilan klub yang pernah menjuarai liga divisi utama Spanyol ini. Tim-tim tersebut adalah Real Madrid dengan 33 kali kemenangan, disusul FC Barcelona dengan 25 kali, berikutnya Atlentico Madrid dengan 10 kali kemenangan, kemudian ada Atlentico Bilbao, Valencia, Real Sociedad, Real Betis, Deportivo La Coruna dan Sevilla.

Real Madrid, dari namanya saja sudah dapat diduga kalau klub satu ini bermarkas di Madrid, Spanyol. Tim berjulukan Los Blancos ini berdiri pada 6 Maret 1902. Klub satu ini merupakan klub terkaya di dunia dalam hal pendapatan, dengan omset tahunan sebesar €3,3-€513. Real Madrid sendiri adalah satu dari tiga tim yang tidak pernah terdegradasi dari papan atas sepak bola Spanyol.

Berikutnya, ada Futbol Club Barcelona, atau yang dikenal Barcelona/Barca. Barcelona merupakan klub sepak bola profesional yang bermarkas di Barcelona, Catalunya, Spanyol. Klub terkaya kedua di dunia ini, berdiri pada 29 November 1899, didirikan oleh sekelompok pemain, Swiss, Inggris, dan Catalan yang dipimpin oleh Joan Gamper. Barca pertama kali masuk ke divisi utama pada 1928 dan semenjak itu tak pernah terdegradasi ke divisi dua.

Selanjutnya, ada juara 10 kali La Liga, Atlentico de Madrid. Atlentico bermarkas di kota yang sama dengan Real Madrid dan merupakan rival sejati tetangganya tersebut. Pertemuan mereka di lapangan rumput dikenal dengan Derbi Madrid. Atlentico didirikan oleh pelajar dan mahasiswa dari Basque Country yang merantau ke Madrid pada tanggal 26 April 1903.

Pemain Terbaik La Liga

Sebagai salah satu Liga besar benua biru, La Liga memiliki banyak pemain bintang yang bermain di dalamnya. Sebut saja Lionel Messi, Cristiano Ronaldo, Hugo Sanchez, Edmundo Suarez, dan banyak lagi. Lalu siapa saja pemain terbaik di liga ini, berikut lima pemain dengan performa terbaik semasa merumput di La Liga:

  1. Lionel Messi

Pemain Barcelona satu ini memang seringkali disebut sebagai pemain terbaik La Liga bahkan dunia. Sejak bergabung dengan Barcelona di tahun 2004, Messi sudah mengoleksi setidaknya tiga gelar top scorer. Nama pemain bergelar La Pulga ini semakin harum kala Barca ditangani Pep Guardiola dan hingga kini masih menjadi pemain andalan Barca.

  1. Cristiano Ronaldo

Saat masih merumput di Real Madrid pada 2009, pemain satu ini menjadi rival tangguh bagi Messi. Ronaldo bak robot pencetak gol yang menyabik gawang lawan dengan tendangannya. Performanya memang dianggap menurun akhir-akhir ini, tapi Ronaldo telah mencatatkan namanya sebagai pencetak gol terbanyak kedua di bawah Messi di La Liga.

  1. Telmo Zarra

Zarra bermain untuk Athletic Club mulai 1940 sampai 1955, torehan 251 gol dalam 277 pertandingan membuat pemain satu ini menjadi legenda sepak bola Spanyol. Rekornya bertahan selama 60 tahun sebelumnya akhirnya Messi dan Ronaldo muncul dan memaksa Zarra berada di posisi tiga top scorer La Liga.

Stadion-stadion Terbesar di Spanyol

Selain memiliki klub-klub sepak bola yang kuat, Spanyol juga memiliki puluhan stadion bola mulai dari yang mutakhir hingga yang sederhana tapi bersahaja. Berbagai macam stadion dapat Anda temukan di La Liga. Stadion yang sakral bagi empunya, tapi mengintimidasi lawan. Bahkan jika Anda mengunjungi Spanyol, Anda dapat mengikuti tur kunjungan ke stadion-stadion yang merupakan markas klub sepak bola di sana.

Pertama ada Stadion Camp Nou merupakan stadion terbesar di Spayol. Dengan kapasitas 98.787 kursi penonton, markas Barcelona ini menjadi stadion terbesar kedua di dunia. Selanjutnya, ada markas Real Madrid, Stadion Santiago Bernabeu yang berkapasitas 85.454 penonton. Lokasinya berada di Madrid, Spanyol dan didirikan pada tahu 1947. Nah, berikutnya, mari berkunjung ke Estadio Mestalla yang merupakan markas Valencia FC. Kapasitasnya 55.000 penonton.

Mengulik Premier League, Kompetisi Antar Klub Kasta Tertinggi Inggris

Mengulik Premier League, Kompetisi Antar Klub Kasta Tertinggi Inggris

Sejak dibentuk 26 tahun lalu, tepatnya pada tanggal 20 Februari 1992, Liga Utama Inggris atau disebut juga Liga Primer Inggris telah menjadi liga Eropa yang paling banyak ditonton di dunia. Disiarkan di 212 wilayah baik loka maupun internasional dengan jumlah penonton mencapai 643 juta, menjadikan liga satu ini sebagai liga nomor wahid di Eropa.

Tak hanya dalam segi penanyangan, dari sisi kehadiran penonton di stadion pada setiap pertandingan pun Premier League memiliki rasio yang tinggi, yakni sekitar 36.000 penonton dengan tingkat hunian stadion 92,2%. Berada satu tingkat di bawah Bundesliga Jerman yang menduduki posisi puncak. Liga Primer juga mendapat mendapat peringkat pertama koefisien liga dari UEFA dari penampilannya dalam 5 tahun terakhir.

Sejarah Keberadaan Liga Inggris

Pada awal 1970 hingga 1980, beberapa klub Inggris sukses di kompetisi Eropa. Namun di akhir 1980 bagaikan mimpi buruk bagi sepak bola Inggris, pasalnya pada tahun-tahun itu penonton The Football League, yang merupakan divisi utama liga Inggris saat itu, mengalami penurunan drastis. Hancurnya stadion, minimnya fasilitas pendukung, hooliganisme yang meningkat, serta pelarang klub-klub Inggris berlaga di kompetisi Eropa setelah Tragedi Heysel 1985, menjadi penyebabnya.

Tahun 1990-an keadaan dunia sepak bola Inggris mulai membaik, seiring berhasilnya Tim Nasional Inggris mencapai babak semi-final Piala Dunia FIFA 1990. Badan Sepak bola Eropa (UEFA) akhirnya mencabut larangan lima tahun bagi klub Inggris pada tahun yang sama. Hasilnya, salah satu klub asal Inggris, Manchester United memenangkan Piala Winner UEFA di tahun 1991.

Penutupan musim 1991-1992 menjadi saat yang krusial, sebab sebuah proposal untuk membentuk liga baru guna menghasilkan lebih banyak uang diajukan dan ditandatangani pada 17 Juli 1991 oleh lima klub peringkat teratas. Pada tahun 1992 klub-klub Divisi Pertama mengundurkan diri secara massal dan FA Premier League terbentuk sebagai perusahaan terbatas yang bekerja di luar asosiasi sepak bola Inggris, pada tanggal 27 Mei 1992.

Selanjutnya, Liga Primer beroperasi sebagai divisi tunggal dan Liga Sepak Bola Football League) beroperasi dengan 3 divisi. Untuk format kompetisi sama sekali tidak berubah, hanya saja Liga Primer menjadi kompetisi utama, sementara Divisi Pertama Liga Sepak Bola menjadi tingkat dua dan Divisi Kedua menjadi tingkat 3 dalam sistem liga di sepak bola Inggris.

Klub Peserta Yang Pernah Bermain di Premier League

Setidaknya ada 45 klub yang pernah bermain di Premier League Inggris sejak pembentukan pertamanya tahun 1992. Hingga musim 2017-2018, tercatat 6 klub yang mampu bertahan tanpa terdegradasi ke Dividi Dua. Tim tersebut adalah Arsenal, Chelsea, Everton, Liverpool, Manchester United dan Tottenham Hotspur. Bahkan Manchester City, salah satu klub terbesar di Inggris pernah mengalami pahitnya terdepak ke Divisi Dua. Berikut Klub yang berlaga di Liga Utama Inggris 2017-2018:

  1. Arsenal
  2. Bournemouth
  3. Brighton and Hove Albion
  4. Burnley
  5. Chelsea
  6. Crustal Palace
  7. Everton
  8. Huddensfield Town
  9. Leichester City
  10. Liverpool
  11. Manchester City
  12. Manchester United
  13. Newcastle United
  14. Southhampton
  15. Stoke City
  16. Swansea City
  17. Tottenham Hotspur
  18. Watford
  19. West Bromwich Albion
  20. West Ham United

 

Daftar Juara Premier Liga Inggris

Selama dua puluh enam tahun berjalan, Premier League sebagai liga paling bergengsi di Inggris sudah menghasilkan banyak juara. Ada 6 klub yang pernah merasakan duduk di kasta tertinggi persepakbolaan Inggris ini, yaitu Manchester United, Blackburn Rovers, Arsenal, Chelsea, Manchester City dan Leicester City. Namun, juara terbanyak masih dipegang oleh Manchester United dengan torehan 13 kali gelar juara.

Meski dalam lima musim terakhir Manchester United tak berhasil mendapatkan gelar sebagai klub nomor satu di Liga Utama, tapi klub lainnya di Liga Utama sepertinya belum dapat menyamai prestasi gemilang Manchester United, mendekati pun belum bisa. Berikut daftar lengkap juara Premier Liga Inggis sejak awal dimulai hingga musim 2017-2018:

  1. Musim 1992-1993, Manchester United
  2. Musim 1993-1994, Manchester United
  3. Musim 1994-1995, Blackburn Rovers
  4. Musim 1995-1996, Manchester United
  5. Musim 1996-1997, Manchester United
  6. Musim 1997-1998, Arsenal
  7. Musim 1998-1999, Manchester United
  8. Musim 1999-2000, Manchester United
  9. Musim 2000-2001, Manchester United
  10. Musim 2001-2002, Arsenal
  11. Musim 2002-2003, Manchester United
  12. Musim 2003-2004, Arsenal
  13. Musim 2004-2005, Chelsea
  14. Musim 2005-2006, Chelsea
  15. Musim 2006-2007, Manchester United
  16. Musim 2007-2008, Manchester United
  17. Musim 2008-2009, Manchester United
  18. Musim 2009-2010, Chelsea
  19. Musim 2010-2011, Manchester United
  20. Musim 2011-2012, Manchester City
  21. Musim 2012-2013, Manchester United
  22. Musim 2013-2014, Manchester City
  23. Musim 2014-2015, Chelsea
  24. Musim 2015-2016, Leichester City
  25. Musim 2016-2017, Chelsea
  26. Musim 2017-2018, Manchester City

Itulah beberapa informasi primer language kompetisi antar club tertinggi inggris mengenai sejarah keberadaan liga inggris serta klub yang pernah bermain di Premier League Inggris sejak pembentukan pertamanya tahun 1992 serta daftar lengkap juara Premier Liga Inggis. Semoga dapat membantu pengetahuan Anda.