Mobil matic dan manual

Inilah Perbedaan Mobil Matic dan Manual -Mobil merupakan salah satu transportasi darat yang hingga saat ini banyak diminati oleh banyak orang. Dengan hadirnya mobil, mampu memberikan kenyamanan saat berkendara seperti menghindari panas dan hujan saat berkendara. Oleh sebab itu semakin banyak pula merek mobil yang bermunculan di pasar otomotif. Namun secara umum, mobil terbagi menjadi dua jenis yaitu mobil bertransmisi automatic (matic) dan manual. Mobil matic dan manual ini tentu memiliki kelebihan dan kelemahan masing-masing. Desain yang hampir sama membuat tampilan mobil matic dan mobil manual sulit untuk dibedakan.

Pilihan untuk menggunakan mobil jenis manual maupun matic tergantung kepada kebutuhan kamu dalam berkendara. Nah, oleh sebab itu sebaiknya kamu terlebih dahulu memahami perbedaan mobil matic dan manual sebelum kamu menjatuhkan pilihan kamu ke mobil jenis yang mana.

Segi Kenyamanan Berkendara

Berbicara tentang kenyamanan berkendara, tentu hal ini bergantung kepada selera dan kebutuhan setiap pengemudi. Namun, bila ditinjau dari segi kepraktisan dalam penggunaanya mobil matic dapat dikatakan pemenangnya. Dimana ketika melakukan pengoperasiannya pengemudi tidak melakukan perpindahan gigi transmisi karena mobil jenis ini sudah didesain secara otomatis mengikuti putaran mesin. Sederhananya posisi kaki kanan akan menginjak pedal gas dan pedal rem. Simpelkan! Dengan pengoperasian seperti ini bila kamu sebagai pengemudi yang baru belajar mengemudi mobil akan langsung cepat beradaptasi. Hal ini tentu berbeda dengan mobil jenis manual yang melibatkan kopling, melakukan pengoperasian gigi, hingga menginjak pedal gas agar mobil dapat berjalan. Dimana kaki kanan berfungsi sebagai penginjak rem dan kaki kiri untuk menginjak pedal gas. Selain itu tangan kiri juga harus aktif untuk menggerakkan tuas transmisi untuk memindahkan giginya.

Konsumsi Bahan Bakar

Berbicara tentang bahan bakar, mobil transmisi manual lebih hemat dibandingkan dengan matic. Konsumsi bahan bakar matic cenderung lebih borod karen dipengaruhi oleh perputaran transmisi secara otomoatis yang lebih berat sehingga membuat mesin bekerja ekstra. Sehingga membutuhkan bahan bakar yang lebih besar.

Harga

Jika dibandingkan harga mobil bertransmisi matic lebih mahal dibandingkan jenis mobil bertransmisi manual. Selain itu, biaya perawatan seperti sparepart dan komponen lainnya cenderung lebih mahal. Hal ini dipengaruhi oleh sistem mekanikal dan komponen rumit yang dimiliki mobil matic sehingga membutuhkan effort yang lebih besar untuk memperbaikinya ketika terjadi kerusakan. Walaupun mobil jenis matic ini merupakan mobil bekas namun harganya juga tetap mahal.

Akselerasi

Mobil transmisi manual pada umumnya cenderung lebih reponsif dibandingkan dengan transmisi matic. Memiliki enam gigi percepatan membuat pengemudi dapat mengatur laju kecepatannya. Sedangkan mobil jenis matic ini dikenal memiliki transmisi yang lebih rumit sehingga akselerasinya lebih lambat. Namun, seiring berkembangnya teknologi mobil jenis transmisi matic telah dirancang transmisinya menyerupai mobil transmisi manual. Sistem yang digunakan adalah CVT (Continous Variable Transmission) yang mana transmisinya dapat memendek dan memanjang secara halus.

Pengereman

Untuk melakukan pengereman mobil transmisi manual lebih halus dibandingkan dengan mobil transmisi matic. Engine Brake serta persneling yang tidak dimiliki oleh mobil jenis matic membuat pengemudi harus ekstra berhati-hati saat mengerem di jalanan yang menurun. Selain itu apabila terlalu sering menempuh jalanan yang menurun dan melakukan pengereman, maka daya cengkram rem pada mobil jenis matic ini tidak terlalu kuat.

Bagaimana, sudah jelas kan kelebihan dan kelemahan dari kedua jenis transmisi mobil matic dan manual. Semoga informasi diatas dapat kamu jadikan sebagai referensi untuk memilih jenis mobil mana yang sesuai dengan selera dan kebutuhan kamu.

By Febiola

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *