Mobil Terbang atau “Skydrive” Kendaraan Masa Depan- Perkembangan teknologi otomotif selalu diramaikan dengan hadirnya inovasi-inovasi baru yang lebih canggih. Kecanggihan teknologi membuat perusahaan berlomba-lomba untuk menghasilkan terobosan baru. Saat ini dunia otomotif juga diramaikan dengan hadirnya teknologi mobil terbang atau sebut saja dengan istilah skydrive. Negara-negara seperti Jepang, Amerika Serikat, Prancis, Italia dan masih banyak lagi sudah melakukan risetnya bahkan telah berhasil mewujudkan transportasi khayalan masa depan ini. Bahkan perusahaan seperti Toyota, Airbus sudah memasarkan mobil ini di beberapa negara termasuk didalamnya Indonesia. Konsep utama hadirnya mobil skydrive ini sebagai solusi untuk mengatasi kemacetan lalu lintas di perkotaan. Kira-kira jenis mobil terbang atau skydrive seperti apa yang sudah gencar dibahas di dunia otomotif? Maka langsung saja simak informasinya dibawah ini.

Mobil Terbang – Aeromobil 4.0

Aeromobil 4.0 dirancang dengan menggunakan teknik konstruksi monocoque. Penggabungan fungsionalitas sebuah mobil dan pesawat menjadi sebuah platform yang fleksibel tentu mencuri banyak perhatian. Apabila berfungsi sebagai mobil Aeromobil 4.0 ini dapat melaju dengan kecepatan 160km/jam. Mengusung mesin 4-silinder turbocharged 2.0 liter dan sayap yang dapat dibuka tutup membuat mobil ini semakin sempurna.

mobil terbang

Bila bertranformasi menjadi pesawat mampu melesat dengan kecepatan 360km/jam. Aeromobil 4.0 telah memperleh sertifikasi Eropa kelas EWVTA / M1 dan sertifikasi AS dibawah kelas 49 CFR 571 sebagai lisensi untuk layak terbang. Untuk harganya berada pada kisaran US$1,6 juta.

Mobil Terbang – Terrafugia TF-X

Terrafugia TF-X mobil masa depan yang dirancang dengan perpaduan energi listrik dan mesin bertenaga 300 horsepower. TF-X ini menggunakan tenaga listrik sebagai dayanya. Meski masih dalam bentuk prototype Terrafugia TF-X dapat melaju dengan kecepatan 32 km/jam. Mobil ini merupakan buatan AS yang diklaim memilki keunggulan mampu beroperasi ditengah cuaca ekstrim.

mobil terbang

Memiliki sistem parasut dan mesin cadangan yang dapat diaktifkan ketika dalam keadaan darurat. Terrafugia TF-X mampu mengangkut hingga 4 penumpang sekaligus.TF-X ini dapat lepas landas secara vertikal seperti helicopter dengan helipad 20×20 m.

Toyota Skydrive

Toyota Skydrive yang berasal dari negeri Sakura ini menjadi mobil terbang terkecil di dunia. Ukurannya mirip dengan kendaraan roda empat konvensional sekitar 4x 3,5x 1,5 meter.Toyota Skydrive dapat melaju dengan kecepatan maksimumnya  150 km/jam. Mobil ini dapat melayang selama 5 sampai 10 menit. Dan saat digunakan, mobil ini dapat terbang sebesar 10 m dari permukaan tanah. Dengan ketinggian tersebut dianggap ideal untuk menghindari keadaan macet diperkotaan.

mobil terbang

Mobil ini juga sudah sukses melewati uji lisensi dan ditargetkan dapat meluncur di tahun 2023 tentu dengan harga yang fantastis.

Wah, bagus dan menarik ya berbagai jenis mobil skydrive diatas. Namun beragam tantangan masih harus diatasi agar mobil ini dapat digunakan dengan leluasa. Hal pertama tentang keamanannya atau safety. Tentu untuk mengendarai mobil terbang pasti sangat berbeda dengan mengendarai mobil biasa. Perlu yang namanya kemampuan khusus agar dapat bergerak dengan aman. Selain itu, bila ditinjau dari sisi efisiensi energi, mobil terbang lebih hemat apabila dibandingkan dengan helicopter konvensional. Yang menjadi tantangan apakah mobil terbang ini efisiensi energinya dapat menyamai mobil listrik? Nah, hal tersebut juga menjadi salah satu tantangan. Oleh sebab itu, masih membutuhkan inovasi yang lebih lagi agar skydrive ini dapat digunakan dengan sempurna. Nah, dalam hal ini perusahaan juga akan semakin berupaya dan semakin gencar-gencarnya melakukan inovasi demi inovasi untuk menghasilkan produk mobil terbang yang lebih bagus lagi.

By Febiola

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *