mobil matic

Mobil Matic : Tips Agar Matic Bertenaga di Tanjakan- Saat ini banyak orang yang sudah beralih menggunakan mobil bertransmisi matic. Mudah dikendarai dan memberikan kenyamanan  menjadi salah satu dari sekian banyak keunggulan mobil matic.

Salah satu tantangan mobil bertransmisi matic adalah saat mengendarainya di kondisi jalanan yang tanjakan. Biasanya bagi pengguna matic, jalanan tanjakan sering disebut sebagai momok yang menakutkan. Untuk mobil matic yang belum dibekali dengan fitur hill start assist kemungkinan besar akan mundur saat tanjakan walau saat pedal gas diinjak. Saat tenaga mesin dalam kondisi idle dengan kata lain pedal gas diinjak belum tentu mampu untuk menghadapi jalanan yang tanjakan.  Apabila kondisi tanjakan sangat curam yang mana pastinya menghasilkan daya gravitasi yang lebih besar dari torsi dan tenaga mesin maka mobil otomatis akan mundur.  Kali ini bikeshowbcn akan membahas apa aja sih yang menjadi faktor penyebab mobil matic kurang tenaga di tanjakan. Lalu, bagaimana cara mengatasinya?

Hindari Menginjak Rem Saat Pindah Gigi

Hal yang harus kamu perhatikan adalah menginjak rem saat pindah gigi sangat tidak disarankan. Justru hal tersebut akan membuat mobil kamu kehilangan tenaga. Sementara itu pengemudi akan kehilangan momentum untuk menanjak dengan optimal. Pastinya akan berdampak mobil kamu akan mundur secara otomatis karena kehilangan kontrol dan momentum.

Hindari Kapasitas Mobil Terlalu Berat

Salah satu penyebab mobil matic kamu kurang bertenaga di tanjakan adalah kapasitas penumpang dan barang yang terlalu banyak. Tentu hal ini mempengaruhi performa mesin kendaraan kamu. Dengan kata lain semakin banyak beban yang diangkut mobil kamu, maka performa kecepatan mobil juga berkurang atau kurang bertenaga. Jadi bila ingin melakukan perjalanan yang melewati jalan tanjakan sebaiknya kamu perlu memperkirakan beban penumpang dan barang yang kamu bawa.

Periksa Mesinnya

Mesin tentu mendajadi salah satu faktor terpenting dalam performa sebuah mobil. Nah, apabila mesin matic kamu bagus pastinya akan lebih bertenaga dalam jalanan yang tanjakan. Begitu pula sebalinya, apabila mesinnya sudah aus maka tak dapat dipungkiri lagi kalau performanya saat dijalan tanjakan akan berkurang. Oleh karena itu sebaiknya kamu konsultasi dengan teknisi bengkel untuk membantu atas permasalahan ini.

Sebenarnya, Bagaimana Menggunakan Mobil Matic di Jalanan Tanjakan?

Umumnya nih pada mobil matic, ada 3 mode saat bergerak maju yakni D untuk maju jalan, D2 untuk maju jalan dengan sedikit menanjak, dan D1 untuk jalan tanjakan suram.

Nah untuk tanjakan yang tidak begitu berat kamu dapat memindahkan gigi dari D ke D2. Apabila saat mengendarai kamu merasa belum mendapatkan torsinya, kamu dapat menurunkan satu gigi. Untuk metode ini sering disebut dengan kick down. Dengan kata lain metode ini menginjak dengan spontan pedal gas dan sistem transmisi otomatis akan menurunkan gigi transmisi 1 step untuk menapat torsi yang lebih besar. Teknik ini dapat diaplikasikan pada semua jenis mobil matic.

Sesuaikan Tuas Transmisi Mobil Matic Kamu dengan Kondisi Jalan

Bilaa kondisi jalan dengan tanjakan yang curam, sebaiknya gunakan mode D, dan gunakan juga transmisi D2 agar bisa melaluinya dengan mudah. Dan posisi D1 apabila tanjakan semakin curam. Posisi D1 diibaratkan dengan gigi 1 pada mobil manual. Sebab bila kamu berusaha keras untuk memaksakan posisi tuas di D pada jalanan tanjakan curam akan menyebabkan putaran mesin mencapai torsi maksimal dan berujung pada gagal menanjak.

Tips diatas dapat langsung kamu terapkan nih saat kamu hendak berkendara di kondisi jalan yang tanjakan. Senang bisa berbagi informasi, semoga bermanfaat ya.

By Febiola

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *